Beranda
/
Dunia
/
Hiburan
/
Info
/
Otomotif
/
Slider
/ Cengeng, Mengeluhkan Ulah Geng Motor Sekarang
Cengeng, Mengeluhkan Ulah Geng Motor Sekarang
Dikirim Oleh: Diaz Alfi Gusti Kurniawan Tanggal: Sabtu, Februari 22, 2014 / comment : 0
Barangkali, motor Harley dipilih oleh mereka karena suaranya yang besar
mampu membangkitkan nuansa gagah dan berkuasa. Dengan menunggangi sepeda
motor yang gagah dan berkuasa, seakan memberikan rasa percaya diri bagi
pengendaranya bahwa masyarakat akan hormat dan tunduk, bila perlu
merasa takut kepada mereka. Anarkisme menjadi sikap derivatif mereka
secara berkelompok bila rasa takut yang ditebarnya tak sampai.
Harga sebuah Harley Davidson tergolong mahal untuk ukuran masyarakat
Indonesia, sehingga tak sembarangan orang bisa membelinya. Tetapi tidak
menunggang Harley ternyata tak menutup obsesi sebagian masyarakat untuk
mengendarai sepeda motor yang mampu menunjukkan arogansi dan teror.
Aneka aksesoris sepeda motor yang meniru sifat-sifat motor Harley
tersedia luas di pinggir jalan dengan harga yang sangat terjangkau oleh
tukang ojek sekalipun. Tak mengherankan, para pengendara sepeda motor
penebar teror hadir di mana-mana. Tanpa disadari, mungkin salah satu
dari mereka telah menjadi bagian dari kehidupan setiap warga.
Undang-undang sejatinya jelas melarang segala bentuk tindakan yang
merusak ketertiban umum. Peraturan lalu lintas juga sama, tak ada yang
memperbolehkan. Anehnya, bangsa kita benar-benar menunjukkan sikap
pemaafnya dengan tidak mempermasalahkan kehadiran sifat geng motor di
tengah-tengah kehidupannya.
Pemerintahan mulai dari gubernur, walikota, lurah, hingga RT/RW seakan
tuli dan buta menyaksikan para penebar teror berkeliaran di wilayahnya.
Kepolisian sebagai penegak hukum seperti terbebani gerak langkahnya
oleh beberapa petingginya yang hobi menunggang Harley. Para pendidik di
sekolah juga memilih acuh sehingga murid-murud banyak yang berperan
ganda: sebagai siswa ketika di dalam kelas dan menjadi bagian dari
penjahat anggota geng motor begitu keluar dari ruang kelasnya.
Bila sekarang para gerombolan bersepedamotor itu berulah hingga
menimbulkan korban, mestinya tak perlu menjadi headline lagi. Mereka
telah lama menjadi bagian dari lingkungan yang mengacuhkan bibit-bibit
teror.
Tetapi bila headline itu berarti timbulnya kesadaran perubahan
paradigma, seluruh anggota masyarakat harus mulai tega memberantas
setiap benih sifat geng motor yang muncul di sekelilingnya.
Diaz Alfi Gusti Kurniawan
DiazAGK. Selalu Ingin Tahu. Selalu Ingin Bisa. Selalu Ingin Sanggup. Selalu Ingin Baik. Selalu Ingin Berhasil.
Popular Posts
-
Melacak HP Android atau BlackberryKembali lagi saya posting, pada informasi kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara melacak hp android atau blackberry. Banyak fu...
-
Alasan Kenapa Kursor (Pointer) Mouse Miring Ke KiriSebenernya banyak hal sepele yang terkadang menggelitik rasa ingin tau ane. Salah satunya, kenapa kursor mouse itu dibuat miring ke kir...
-
Foto-Foto Selfie Yang MenakjubkanVitaly Raskalov dan Alexander Remnov menyebut diri mereka Skywalkers, mereka nekat untuk mengambil foto - foto dari atas menara hanya den...